Kamis, 22 November 2012

Tips Hindari Pertengkaran dengan Pasangan Setelah Pulang Kerja

imgSeharian beraktivitas di luar rumah membuat badan letih dan pikiran stress, sehingga membuat Anda cenderung kesulitan untuk menciptakan quality time dengan pasangan. Riset menunjukkan bahwa orang yang lelah setelah beraktifitas cenderung mengalami bad mood, dan menjadi tidak ramah ketika tiba di rumah. Hal ini dikarenakan beratnya tuntutan pekerjaan, rasa lapar, dan rasa tertekan karena mengingat kesibukan yang akan ditempuh lagi keesokan harinya.
 
"Hal ini seringkali disebut sebagai adult tantrum, ataupun kondisi di mana orang dewasa merasa kesal dan jengkel karena tertekan," ujar mediator pasangan dan penulis buku 'Fight Less, Love More' Laurie Puhn, J.D. Kondisi ini terjadi karena salah satu pihak sudah seharian menahan diri dan emosi sehingga ketika sampai di rumah, orang tersebut akan cenderung meluapkan kekesalannya pada pasangan mereka.
 
Di bawah ini adalah tiga cara untuk menghadapi stress setelah bekerja seperti dikutip womenshealth dari Jurnal Psikologi Keluarga yang ditujukan untuk membangun kebersamaan dan keharmonisan pasangan:

1. Menyendiri
Setelah tiba di rumah, luangkan waktu sejenak untuk menyendiri dan melepaskan stres akibat aktivitas panjang Anda. Studi menunjukkan bahwa pada saat lelah dan tertekan, orang akan mudah marah, apabila ia melihat pasangannya melakukan kesalahan kecil ataupun bertingkah kurang sensitif. "Akibatnya ia akan marah dan meluapkan kekesalannya pada pasangannya," ujar asisten professor pada departemen human development dan family science di University of Texas at Austin, Lisa Neff, Ph.D.
 
Taruhlah ponsel ataupun gadget Anda, dan ambilah segelas minuman hangat, lalu mandi untuk mengurangi kepenatan setelah beraktivitas seharian. Usahakan sebelum kembali memulai aktivitas seperti menyiapkan makanan untuk keluarga dan pasangan, ambilah waktu sejenak untuk mebersihkan diri dan beristirahat.

2. Menceritakan Aktivitas dan Masalah yang Dialami
Menceritakan aktivitas dan masalah yang telah dialami dengan pasangan, dapat memperkuat dan membuat hubungan Anda dengan pasangan lebih erat dibandingkan sebelumnya. Ceritakan garis besar masalah dan jauhkan hal-hal detail yang dapat memancing kembali emosi Anda. Jangan pula menumpahkan emosi dan kekesalan pada pasangan, karena itu bukanlah kesalahan mereka.
 
3. Tunjukkan Dukungan pada Pasangan
Pria jarang mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Namun, jika ia mengungkapkan kekecewaan atau perasaan mereka, dengarkan dan bersimpatilah akan hal tersebut, tanpa menginterupsinya, sebagaimana Anda ingin ia melakukan hal yang sama. Pasangan yang saling mendukung satu sama lain dalam menyelesaikan masalah yang dialami memiliki kualitas seks dan orgasme yang lebih teratur.
 
Dua waktu yang penting untuk berkomunikasi dengan pasangan adalah ketika bangun di pagi hari dan sebelum tidur. Biasakan untuk saling menyapa di pagi hari, misalnya dengan kalimat sederhana seperti selamat pagi sebelum memulai beraktivitas dan berbincang sebelum tidur dengan pasangan. Hal ini dapat membuat hubungan berjalan lebih baik, serta terciptanya kondisi saling mendukung satu sama lain.

Rabu, 21 November 2012

6 Tips untuk Nikmati Momen Bercinta Lebih Lama

Banyak kasus wanita maupun pria yang memalsukan orgasme karena ingin cepat-cepat menyelesaikan sesi bercinta. Lelah, ketidakpuasan seks, bosan atau gelisah merupakan beberapa faktor yang menyebabkan pasangan enggan berlama-lama berhubungan seks. Padahal, penting bagi pasangan suami-istri untuk menikmati momen bercinta lebih lama, karena bisa menambah kedekatan emosional dan romantisme dalam hubungan pernikahan. Mengubah ritme dan kebiasaan dalam rutinitas bercinta, bisa menjadi solusi agar bisa dapatkan kenikmatan seks lebih lama. Kenikmatan itu, bukan hanya soal penetrasi seks atau orgasme saja, melainkan proses secara keseluruhan. Berikut ini tips yang bisa Anda lakukan, seperti dikutip dari Get 

1. Jangan Terburu-buru
Ingin dapatkan momen keintiman yang lebih lama, tentunya Anda juga harus melakukannya perlahan-lahan. Jangan terlalu fokus pada penetrasi seks, tapi nikmati proses sebelum itu. Misalnya dengan saling menyentuh, memijat, foreplay dan berciuman. Semua itu adalah bagian dari aktivitas bercinta dan tidak perlu dilakukan dengan terburu-buru.

2. Tarik Napas Dalam-dalam dan Perlahan
Napas sangat berhubungan dengan ritme tubuh. Memfokuskan pada pernapasan yang dalam dan perlahan, bisa membantu menenangkan pikiran. Coba sikronisasikan ritme napas Anda bersama pasangan sebelum bercinta dan Anda akan dapatkan momen yang lebih relaks dan nikmat.

3. Tidak Perlu Mengharapkan Apapun
Tidak perlu memikirkan apa yang Anda atau pasangan harapkan dari momen bercinta. Setiap pasangan mungkin berharap bisa memuaskan pasangan atau mendapatkan pengalaman seks yang luar biasa. Tapi ketika harapan itu tak terwujud, yang timbul hanya rasa kecewa. Biarkan proses foreplay, penetrasi hingga orgasme mengalir apa adanya. Dengan begitu, Anda berdua bisa lebih terbuka dan terhindar dari rasa kecewa. Cobalah posisi atau teknik bercinta yang baru, tanpa memikirkan itu akan berhasil atau tidak.

4. Fokus pada Proses, Bukan Hanya Hasilnya
Seks bukan hanya tentang penetrasi dan orgasme, tapi pengalaman dari awal hingga akhir secara keseluruhan. Hal yang terpenting bukanlah mencapai klimaks, tapi apakah Anda menikmati saat-saat bercinta. Ketika Anda dan pasangan merasakan kenyamanan, seks akan berlangsung selama yang Anda inginkan.

5. Kenali Tubuh Sendiri
Sediakan waktu untuk memahami dan mengenali anatomi tubuh Anda sendiri. Kenali bagian-bagian tubuh Anda yang sensitif pada stimulasi, dan bagaimana caranya untuk lebih menambah kenikmatan. Jangan lupa memberitahukan pada pasangan, bagian-bagian mana yang menjadi titi rangsang Anda.

6. Pelajari Tubuh Pasangan
Selain tubuh sendiri, pelajari juga tubuh pasangan. Jangan segan bertanya dan terbukalah pada hal-hal baru soal aktivitas bercinta Anda. Dengan mengenali titik rangsang pada tubuh pasangan, Anda jadi lebih mudah memberikan stimulasi seks yang dapat menambah gairah bercinta pasangan.
sumber:wolipop.com